Erlangga Hikmal Abrar Umsida Rangkuman Praktikul Algoritma dan Pemrograman
Nama : Erlangga Hikmal Abrar
NIM : 211080200093
Prodi : Informatika 1/A2
Rangkuman :
Pokok Bahasan 1: Flowchart dan Instalasi
1.Flowchart
Flowchart atau bagan alur adalah diagram yang menampilkan langkah-langkah dan keputusan untuk melakukan sebuah proses dani suatu program. Setiap langkah digambarkan dalam bentuk diagram dan dihubngkandengan garis atau arah panah.
Flowchart berperan penting dalam memnutuskan sebuah langkah atau fungsionalitas dari sebuab proyek pembuatan program yang melibatkan banyak orang sekaligus.
Fungsi utama dari flowchart adalah memberi gambaran jalannya sebuah program dari satu proses ke proses lainnya.
Flowchart sendiri terdiri dari lima jenis, masing-masing jenis memiliki karakteristik dalam penggunaanya. Beriknt adalah jenis-jenisnya:
Flowchart dokumen
Pertama ada flowchart dokumen (document flowchart) atau bisa juga disebut dengan paperwork flowchart. Flowchart dokumen berfiungsi untuk menelusuri alur foom dari satu bagian ke bagian yang lain, termasuk bagaimana laporan diproses, dicatat, dan disimpan.
Flowchart program
Selanjutnya kita akan membahas fowchart program. Flowchart ini menggambarkan secara rinci prosedur dari proses program. Flowchart program terdini dari dua macam, antara lain: flowchart logika program (program logic flowchart) dan flowchat program konputer terinci (detailed computer program flowchart).
Flowchart proses
adalah cara penggambaran rekayasa industrial dengan cara merinci dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatuatau system..
Flowchart sistem
Yang keempat ada tlowchart sistem. Flowchart sistem adalah flowchart yang menampilkan tabapan atau proses kerja yang sedang berlangsung.
Flowchart skematik
Terakhir ada flowchart skematik. Flowchart ini menampilkan alur prosedur suatu sistem, bampir sama dengan flowchart sistem. Namun.ada perbedaan dalam pengpunaan simbol-simbol dalam menggambarkan ahr. Selain simbol-simbol, fowchart skematik juga mengeunakan gambar-gambar komputer serta peralatan lainnya untuk mempermmudah dalam pembacaan tlowchart untk orang awam.
Simbol simbol flowchart
Instalasi Python 3.9.7 64-bit:
1. Jalankan file setup phython yaitu Python Python 3.9.7 64-bit maka akan muncul dialog instalasi sebagai berikut:
2. Centang kotak dialog add python 3.9 to path lalu pilih customize installation
3. Lalu centang beberapa pilihan dibawah ini:
4. Klik next lalu akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini
5. Lalu klik install seperti diabawah ini
6. Maka python selesai di install
Pokok Bahasan 2: Tipe Data Dan Operator Aritmatika
1.Mencoba perdana : hello world!
Script :
Print(“Hello Word”)
2. Program mengisi input ke variable intreger
NIM, Umur, Tinggi= (211080200085, 18, 174)
Print (NIM, Umur, Tinggi)
3.. Program variable string
Nama = input(‘isikan nama kamu’)
Print(‘Hallo’,nama)
Print(“Betulkah namamu %s?\n”%nama)
4. Program Variable Boolean
I = 20<25
Print(i)
N=20>25
Print(n)
Print(“Z” == “Z”)
6. Operator aritmatika
# Ambil input unuk mengisi nilai
a = IsikanAngka
b = IsikanAngka
#menggunakan operator penjumlahan
c = a + b
#operator pengurangan
d = a – b
#Operator perkalian
e = a * b
#Operator pembagian
f = a / b
#Operator sisa bagi
i = b % a
#Operator pangkat
h = a ** b
print(c,d,e,f,i,h)
7. Operator logika
a = true
b= false
#Logika AND
c = a and b
print(“%r and %r = %r”%(a,b,c))
#Logika OR
C = a or b
Print(“%r or %r = %r”%(a,b,c))
#logika NOT
C= not a
Print(“%r or %r = %r” %(a,b,c))
8. Operator pembandingan
a = int(input(“Inputkan nilai a: ”))
b = int(input(“Inputkan nilai b: ”))
c = 0
#c = input(“Inputkan nilai c: ”)
#age=int(input(“what is your age?”))
#apakah a sama dengan b?
C = a==b
Print(“Apakah %d == %d: %r”%(a,b,c))
#apakah a < b?
C = a < b
Print(“Apakah %d < %d: %r”%(a,b,c))
#apakah a > b?
Print(“Apakah %d > %d: %r”%(a,b,c))
#apakah a <= b?
C = a <= b
Print(“Apakah %d <= %d: %r”%(a,b,c))
#apakah a >= b?
Print(“Apakah %d >= %d: %r”%(a,b,c))
#apakah a != b?
Print(“Apakah %d != %d: %r”%(a,b,c))
9. Operator Penugasan
#ambil input untuk mengisi nilai
a = int(input(“Inputkan nilai a : “))
#^
#|contoh operator penugasan untuk mengisi nilai
print(“Nilai a = %d”% a)
#Coba kita jumlahkan nilai a dengan operator penugasan
a += 5
#Setelah nilai a ditambah 5, coba kita lihat isinya
print(“Nilai setelah ditambah 5: ”)
print(“a = %d” %a)
1 Perulangan For:
Perulangan For adalah suatu perintah yang di ulang, dimana perintah tersebut dikendalikan oleh sebuah variable, sehingga dapat memudahkan kita untuk memproses setiap elemen pada list dengan variable sementara dan mengaplikasikan kode yang sama. Dalam perulangan for di pyhton sedikit berbeda dengan bahasa lainnya. Perulangan ini tentunya dirancang untuk menelusuri nilai ataupun elemen yang terdapat pada string, list, tuple dictionary, dan objek yang mempunyai tipe range.
Struktur perulangan for dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut: for elemen in tipe_koleksi: perintahi perintah2
Dilihat dari bentuk diatas bahwa perintahi dan perintahi akan dilakukan perulangan lewat elemen yang terdapat didalam tipe koleksi. Jadi, ada 3 bagian penting. Sequence adalah sebuah nilai yang bersifat iterable alias bisa diulang-ulang. Di antara tipe data yang bersifat sequence atau iterable adalah:
• List
• Tuple
• String
Dan lain sebagainya. Nilai adalah setiap item yang diekstrak dari sequence. Blok kode yaitu statemen-statemen atau perintah-perintah tertentu yang akan dieksekusi secara berulang.
2 Perulangan While
Struktur perulangan (atau dalam bahasa inggris disebut dengan loop) adalah instruksi kode program yang bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah.
Dalam merancang perulangan, kita setidaknya harus mengetahui 3 komponen:
1. Kondisi awal perulangan.
2. Kondisi pada saat perulangan.
3. Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.
while (kondisi) : perintah
Kondisi yang dimaksud merupakan suatu kondisi atau keadaan yang kita buat. Selama nilai yang diulang masih sesuai dengan kondisi yang sudah ditetapkan yang berarti True dan tidak bernilai 0 maka while akan terus berjalan.
Pokok Bahasan 5: Tipe Data Dan Koleksi
1. List
Dalam bahasa pemrograman Python, struktur data yang paling dasar adalah urutan atau lists. Setiap elemen-elemen berurutan akan diberi nomor posisi atau indeksnya. Indeks pertama dalam list adalah nol, indeks kedua adalah satu dan seterusnya.
1. Membuat List Python
List adalah tipe data yang paling serbaguna yang tersedia dalam bahasa Python, yang dapat ditulis sebagai daftar nilai yang dipisahkan koma (item) antara tanda kurung siku. Hal penting tentang daftar adalah item dalam list tidak boleh sama jenisnya.
Membuat list sangat sederhana, tinggal memasukkan berbagai nilai yang dipisahkan koma di antara tanda kurung siku. Dibawah ini adalah contoh sederhana pembuatan list dalam bahasa Python.
2. Akses Nilai Dalam List Python
Untuk mengakses nilai dalam list python, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut.
3. Update Nilai Dalam List Python
Anda dapat memperbarui satu atau beberapa nilai di dalam list dengan memberikan potongan di sisi kiri operator penugasan, dan Anda dapat menambahkan nilai ke dalam list dengan metode append().
4. Hapus Nilai Dalam List Python
Untuk menghapus nilai di dalam list python, Anda dapat menggunakan salah satu pernyataan del jika Anda tahu persis elemen yang Anda hapus. Anda dapat menggunakan metode removef) jika Anda tidak tahu persis item mana yang akan dihapus
2. Tuple
Sebuah tuple adalah urutan objek Python yang tidak berubah. Tuple adalah urutan, seperti daftar. Tuple bersifat immutable, artinya isi tuple tidak bisa kita ubah dan hapus. Namun, dapat kita isi dengan berbagai macam nilai dan objek. Tuple menggunakan tanda kurung, sedangkan List Python menggunakan tanda kurung siku.
1. Membuat tuple kosong dan singleton
untuk membuat Tuple yang hanya berisi satu (singleton), maka harus manambahkan tanda koma di belakangnnya. Karena jika tidak ditambahkan koma, akan dianggap sebagai string.
2. Mengakses dan memotong(s/zczng) nilai tuple
Untuk mengakses nilai dalam tuple, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut. Sama seperti list, Tuple juga memiliki indeks untuk Mengakses item di dalamnya. Indeks Tuple dan list selalu dimulai dari nol 0.
3. Menghapus nilai tuple
secara eksplisit menghapus keseluruhan tuple, cukup gunakan del statement.
3. Dictionary
Dictionary adalah tipe data yang anggotanya terdirii dari pasangan-pasangan kunci:nilai (key:value). Dictionary dibuat dengan menempatkan anggota di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan oleh tanda koma. Anggota dictionary terdiri dari pasangan kunci:nilai. Kunci harus bersifat unik, tidak boleh ada dua kunci yang sama dalam dictionary.
1. Mengakses elemen dictionary
Dictionary tidak menggunakan indeks. Anggota dictionary diakses denagn menggunakan kuncinya. Selain itu, bisa juga diakses dengan menggunakan fungsi get().
Dengan menggunakan fungsi get(), bila kunci tidak ada di dalam dictionary, maka akan kembali None. Bila tidak menggunakan fungsi get(), maka akan teijadi eror KeyError bila kunci hendak diakses tidak ada dalam dictionaiy.
2. Update Nilai Dalam Dictionary Pytho
Untuk mengupdate nilai dalam python dictionary kita menggunakan update()
3. Hapus Elemen Dictionary Python
untuk menghapus elemen dalam dictionaiy, kita bisa menghapus anggota tertentu dengan menggunakan fungsi pop(). Fungsi ini menghapus anggota dengan mengembalikan kunci dari anggota tersebut. Terdapat juga funsgi lainnya yaitu popitem() yang digunakan untuk menghapus anggota acak dari dictionaiy. Untuk mengahapus semua anggota dictionaiy, bisa menggunakan funsgi clear(). Selain itu kita juga bisa menggunakan kata kunci del untuk menghapus anggota tertentu atau mengahpus dictionary itu sendiri.
4. Set
Set adalah salah satu tipe data di Python yang tidak berurut (unordered). Set memiliki anggota yang unik (tidak ada duplikasi). Jadi jika ada dua anggota yang sama di dalam set, maka otomatis set akan menghilangkan salah satunya.
Set dibuat dengan meletakkan anggota - anggotanya di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan menggunakan tanda koma. Kita juga bisa membuat set dari list dengan memasukkan list ke dalam fungsi set ()
1. Mengakses item set
Karena set tidak terindeks maka untuk mengaksesnya tidak bisa menggunakan indeks seperti tuple dan list. Untuk mengakses elemen-elemen dalam set bisa dengan menggunkana perulangan (f o r ...).
2. Mengecek elemen set
Cara mengecek elemen dalam set adalah menggunakan if’ ‘in set: kemudian print(set).
3. Menambahkan item kedalam set
Setelah set dibuat maka tidak dapat diubah karena set bersifat unchangeable. Namun set dapat ditambah elemennya dengan menggunakan fungsi add() dan fungsi update(). Add() digunakan untuk hanya menambah 1 item kedalam set, sedangkan update() bisa digunakan untuk menambahkan beberapa item ke dalam set.
4. Mengukur jumlah elemen dalam set dengan fungsi len()
Untuk mengukur jumlah elemen dalam set caranya dengan menggunakan funsgi len().
5. Menghapus elemen set
Kita bisa menghapus anggota set dengan menggunakan fungsi discard() dan remove(). Perbedaannya, fungsi discard() tidak akan memunculkan error bila anggota yang ingin dihapus ternyata tidak ada di dalam set, sedangkan remove() sebaliknya.
6. Menghapus dengan fungsi pop
Didalam set ada fungsipop() yang bisa digunakna untuk menghapus elemen dalam set. Karena set tidak tertata (unordered) maka tidak bisa diprediksi elemen mana yang akan di hapus.
7. Menghapus set dengan fungis clear() dan dell().
Fungsi ckear() untuk mengkosongkan set. Sedangkan, fungsi dell() untuk menghapus keseluruhan set
8. Menggabungkan 2 set
Satu set bisa dugabungkan dengan set yang lain dengan menggunakan fungsi unionf) dan fungsi update
Pokok Bahasan 6: Struktur pemrograman : function
Function
Fungsi pada python adalah kumpulan perintah atau baris kode yang dikelompokkanmenjadi satu kesatuan untuk kemudian bisa dipanggil atau digunakan berkali-kali. Sebuah fungsi bisa menerima parameter, bisa mengembalikan suatu nilai, dan bisa dipanggil berkali-kali secara independen. Dengan fungsi kita bisa memecah program besar yang kita tulis, menjadi bagian-bagian kecil dengan tugasnya masing-masing.
Fungsi dipakai untuk mengumpulkan beberapa perintah yang sering dipakai dalam sebuah program. Dengan memakai fungsi, program yang dibuat menjadi lebih terstruktur. Lebih mudah diikuti oleh orang lain yang membaca program dibuat. Paling penting adalah mempersingkat waktu yang diperlukan untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Karena perangkat lunak yang dibuat, bisa jadi memakai komponen-komponen yang sama.
Struktur Function
Di dalam python, sintaks pembuatan fungsi terlihat seperti berikut:
def namaFungsi (parameter) :
statements
l Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah namafungsi nya. Pernyataan def dipakai untuk .mendeklarasikan fungsi.
l Sebuah fungsi dapat memiliki daftar argumen (parameter) ataupun tidak.
l Tanda titik dua ( : ) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statemen
Memanggil Function
Di dalam python, sintaks memanggil fungsi sangat sederhana seperti berikut:
namaFungsi ()
Dalam deklarasi fungsi, juga bisa menambahkan komentar- komentar yang memberi penjelasan mengenai fungsi yang dibuat. Secara umum memang bisa menambahkan komentar-komentar di sembarang tempat dalam program yang dibuat. Baris-baris komentar diawali dengan karakter pagar (#). Semua karakter yang mengikuti tanda ini sampai akhir baris dianggap sebagai komentar dan tidak akan mempengaruhi jalannya progam. Akan tetapi terdapat satu gaya pemberian komentar dalam Python yang disebut dengan docstring. Biasanya dipakai untuk memberi penjelasan mengenai fungsi atau objek. Docstring diapit dengan tanda petik ganda, komentar jenis ini hanya boleh diberikan tepat satu baris dibawah deklarasi fungsi atau objek yang akan ditunjukkan pada pembahasan selanjutnya. Docstring sangat bermanfaat ketika kita ingin mendokumentasikan semua fungsi dan kelas yang telah kita buat. Karena ada beberapa perangkat lunak yang mampu membuat dokumentasi berdasarkan docstring yang ada dalam source code
Function dengan Parameter dan Argumen
Sebuah fungsi juga bisa menerima parameter atau pun argumen. Ia merupakan suatu nilai/variabel yang dilemparkan ke dalam fungsi untuk diproses lebih lanjut. Parameter adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu di definisikan, sedangkan argumen adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu dipanggil.
Selasa, 11 Januari 2022
SISTEM DIGITAL
RANGGKUMAN SISTEM DIGITAL
Nama Saya Deky Rifandi
NIM: 211080200096
Informatika 1/A2
Rangkuman :
Pokok Bahasan 1: Gerbang logika dasar
1.Gerbang AND
Gerbang AND memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang AND akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan (Input) bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika salah satu dari masukan (Input) bernilai Logika 0. Rangkaian AND dinyatakan sebagai Z = A*B atau Z=AB (tanpa symbol)
Simbol Gerbang AND
Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang NOT disebut juga dengan Inverter (Pembalik) karena menghasilkan Keluaran (Output) yang berlawanan (kebalikan) dengan Masukan atau Inputnya.
Simbol Gerbang not
4 .Gerbang NAND (NOT AND)
Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND merupakan kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang AND. Gerbang NAND akan menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila semua Masukan (Input) pada Logika 1 dan jika terdapat sebuah Input yang bernilai Logika 0 maka akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1.
Simbol Gerbang NAND
Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, Gerbang NOR merupakan kombinasi dari Gerbang OR dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang OR. Gerbang NOR akan menghasilkan Keluaran Logika 0 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin mendapatkan Keluaran Logika 1, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol Gerbang NOR
6. Gerbang X-OR (Exclusive OR)
X-OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output) Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan-masukannya (Input) mempunyai nilai Logika yang berbeda. Jika nilai Logika Inputnya sama, maka akan memberikan hasil Keluaran Logika 0.
Simbol Gerbang X-OR (Exclusive OR)
7.Gerbang X-NOR (Exclusive NOR)
Seperti Gerbang X-OR, Gerban X-NOR juga terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output). X-NOR adalah singkatan dari Exclusive NOR dan merupakan kombinasi dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT. Gerbang X-NOR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang sama dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang berbeda. Hal ini merupakan kebalikan dari Gerbang X-OR (Exclusive OR). Rangkaian X-NOR dinyatakan sebagai Z= (A + B) = A

Pada KMap 3 variabel, variabel yang digunakan yaitu 3. Misalnya variabel A, B & C.

Pada KMap 4 variabel, variabel yang digunakan. Misalnya variabel A, B, C & D.











Komentar
Posting Komentar