Erlangga Hikmal Abrar Umsida Rangkuman Praktikul Algoritma dan Pemrograman

Nama    : Erlangga Hikmal Abrar

NIM       : 211080200093

Prodi     : Informatika 1/A2

Rangkuman :


 Pokok Bahasan 1: Flowchart dan Instalasi

1.Flowchart 

Flowchart atau bagan alur adalah diagram yang menampilkan langkah-langkah dan keputusan untuk melakukan sebuah proses dani suatu program. Setiap langkah digambarkan dalam bentuk diagram dan dihubngkandengan garis atau arah panah.

Flowchart berperan penting dalam memnutuskan sebuah langkah atau fungsionalitas dari sebuab proyek pembuatan program yang melibatkan banyak orang sekaligus.

Fungsi utama dari flowchart adalah memberi gambaran jalannya sebuah program dari satu proses ke proses lainnya.

Flowchart sendiri terdiri dari lima jenis, masing-masing jenis memiliki karakteristik dalam penggunaanya. Beriknt adalah jenis-jenisnya:

Flowchart dokumen 

Pertama ada flowchart dokumen (document flowchart) atau bisa juga disebut dengan paperwork flowchart. Flowchart dokumen berfiungsi untuk menelusuri alur foom dari satu bagian ke bagian yang lain, termasuk bagaimana laporan diproses, dicatat, dan disimpan.

Flowchart program

Selanjutnya kita akan membahas fowchart program. Flowchart ini menggambarkan secara rinci prosedur dari proses program. Flowchart program terdini dari dua macam, antara lain: flowchart logika program (program logic flowchart) dan flowchat program konputer terinci (detailed computer program flowchart).

Flowchart proses

 adalah cara penggambaran rekayasa industrial dengan cara merinci dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatuatau system..


Flowchart sistem

Yang keempat ada tlowchart sistem. Flowchart sistem adalah flowchart yang menampilkan tabapan atau proses kerja yang sedang berlangsung.


Flowchart skematik

Terakhir ada flowchart skematik. Flowchart ini menampilkan alur prosedur suatu sistem, bampir sama dengan flowchart sistem. Namun.ada perbedaan dalam pengpunaan simbol-simbol dalam menggambarkan ahr. Selain simbol-simbol, fowchart skematik juga mengeunakan gambar-gambar komputer serta peralatan lainnya untuk mempermmudah dalam pembacaan tlowchart untk orang awam.

Simbol simbol flowchart

Instalasi Python 3.9.7 64-bit:

1. Jalankan file setup phython yaitu Python Python 3.9.7 64-bit maka akan muncul dialog instalasi sebagai berikut:

 


2. Centang kotak dialog add python 3.9 to path lalu pilih customize installation

 


3. Lalu centang beberapa pilihan dibawah ini:

 


4. Klik next lalu akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini

 


5. Lalu klik install seperti diabawah ini

 


6. Maka python selesai di install

 


Pokok Bahasan 2: Tipe Data Dan Operator Aritmatika

1.Mencoba perdana : hello world!

Script : 

Print(“Hello Word”)



print disini untuk menampilkan apayang kita ketik di dalam kolom print menggunakan petik

2. Program mengisi input ke variable intreger

NIM, Umur, Tinggi= (211080200085, 18, 174)

Print (NIM, Umur, Tinggi)

 



nim, umur,tinggi merupakan deklarasi untuk dicetak melalui print

3.. Program variable string

Nama = input(‘isikan nama kamu’)

Print(‘Hallo’,nama)

Print(“Betulkah namamu %s?\n”%nama)



input disini berguna untuk memasukan nama yang ingin anda masukkan dan  %nama dsitu untuk memunculkan kembali nama yang sudah di inputkan tadi

4.  Program Variable Boolean

I = 20<25

Print(i)

N=20>25

Print(n)

Print(“Z” == “Z”)



fungsi == atau sama dengan disini sebagai penentu benar atau tidaknya variabel tersebut
dan terdapat=! yang berarti tidak sama dengan yang berkebalikan dengan tanda ==

5. Program variable float
a=float(12.69)

Print(a)


float disini berfungsi sebagai identias angka yang mempunyai koma

6. Operator aritmatika

# Ambil input unuk mengisi nilai

a = IsikanAngka

b = IsikanAngka

#menggunakan operator penjumlahan

c = a + b

#operator pengurangan

d = a – b

#Operator perkalian

e = a * b

#Operator pembagian

f = a / b

#Operator sisa bagi

i = b % a

#Operator pangkat

h = a ** b

print(c,d,e,f,i,h) 



+ disini sebagai pertambahan 
- disini sebagai pengurangan
: sebagai pembagian
% hasil bagi atau mod
** artinya pangkat

7. Operator logika

= true

b= false

#Logika AND

c = a and b

print(“%r and %r = %r”%(a,b,c))

#Logika OR

C = a or b

Print(“%r or %r = %r”%(a,b,c))

#logika NOT

C= not a

Print(“%r or %r = %r” %(a,b,c))




8. Operator pembandingan

a = int(input(“Inputkan nilai a: ”))

b = int(input(“Inputkan nilai b: ”))

c = 0

#c = input(“Inputkan nilai c: ”)

#age=int(input(“what is your age?”))

#apakah a sama dengan b?

C = a==b

Print(“Apakah %d == %d: %r”%(a,b,c))

#apakah a < b?

C = a < b

Print(“Apakah %d < %d: %r”%(a,b,c))

#apakah a > b?

Print(“Apakah %d > %d: %r”%(a,b,c))

#apakah a <= b?

C = a <= b

Print(“Apakah %d <= %d: %r”%(a,b,c))

#apakah a >= b?

Print(“Apakah %d >= %d: %r”%(a,b,c))

#apakah a != b?

Print(“Apakah %d != %d: %r”%(a,b,c))




9. Operator Penugasan

#ambil input untuk mengisi nilai

a = int(input(“Inputkan nilai a : “))

#^

#|contoh operator penugasan untuk mengisi nilai

print(“Nilai a = %d”% a)

 

#Coba kita jumlahkan nilai a dengan operator penugasan

a += 5

 

#Setelah nilai a ditambah 5, coba kita lihat isinya

print(“Nilai setelah ditambah 5: ”)

print(“a = %d” %a) 




Pokok Bahasan 3:Struktur Pemrograman : Berkondisi
 Pernyataan IF
Pernyataan berkondisi digunakan untuk membuat alur program agar menjadi lebih efektif dan relevan terhadap permasalahan yang ada. Dalam Bahasa Python pernyataan berkondisi if yang digunakan untuk memberikan beberapa alternatif pilihan seperti bilangan golongan dan pangkat jabatan, jenis kelamin perempuan atau laki-laki, bilangan genap atau ganjil, dan lain
sebagainya.
Struktur kondisi if dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut :
If(kondisi):
Pernyataan 1





3Pernyataan If…. Else
        Struktur kondisi if..else dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut :
                 if (kondisi) :
pernyataanl
pernyataan2
……
pernyataanN
 else:
pernyataan

Pernyataan pada blok if akan dijalankan jika kondisi bernilai BENAR, tetapi jika bernilai                         SALAH maka pernyataan pada blok else akan dijalankan.

Pernyataan If…Elif…Else     
Pernyataan If…Elif…Else digunakan untuk menguji lebih dari dua kondisi. Apabila kondisi pada if  benar, maka pernyataan di dalamnya yang dieksekusi. Apabila salah, maka masuk ke pengujian kondisi elif. Terakhir apabila tidak ada if atau elif yang benar , maka yang dijalankan adalah ang di blok  else.

Struktur kondisi if…elif…else dapat digunakan dalam beberapa bentuk sebagai berikut : 
 if (kondisi) :
Pernyataan1
elif (kondisi2) :
Pernyataan2
else :
pernyataanX


Pokok Bahasan 4: Struktur Pemrograman : Perulangan

Perulangan For:

Perulangan For adalah suatu perintah yang di ulang, dimana perintah tersebut dikendalikan oleh sebuah variable, sehingga dapat memudahkan kita untuk memproses setiap elemen pada list dengan variable sementara dan mengaplikasikan kode yang sama. Dalam perulangan for di pyhton sedikit berbeda dengan bahasa lainnya. Perulangan ini tentunya dirancang untuk menelusuri nilai ataupun elemen yang terdapat pada string, list, tuple dictionary, dan objek yang mempunyai tipe range.

Struktur perulangan for dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut: for elemen in tipe_koleksi: perintahi perintah2

Dilihat dari bentuk diatas bahwa perintahi dan perintahi akan dilakukan perulangan lewat elemen yang terdapat didalam tipe koleksi. Jadi, ada 3 bagian penting. Sequence adalah sebuah nilai yang bersifat iterable alias bisa diulang-ulang. Di antara tipe data yang bersifat sequence atau iterable adalah:

• List

• Tuple

• String

Dan lain sebagainya. Nilai adalah setiap item yang diekstrak dari sequence. Blok kode yaitu statemen-statemen atau perintah-perintah tertentu yang akan dieksekusi secara berulang.

Perulangan While

Struktur perulangan (atau dalam bahasa inggris disebut dengan loop) adalah instruksi kode program yang bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah.

Dalam merancang perulangan, kita setidaknya harus mengetahui 3 komponen:

1. Kondisi awal perulangan.

2. Kondisi pada saat perulangan.

3. Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.

while (kondisi) : perintah

Kondisi yang dimaksud merupakan suatu kondisi atau keadaan yang kita buat. Selama nilai yang diulang masih sesuai dengan kondisi yang sudah ditetapkan yang berarti True dan tidak bernilai 0 maka while akan terus berjalan.

Pokok Bahasan 5: Tipe Data Dan Koleksi

        1. List

Dalam bahasa pemrograman Python, struktur data yang paling dasar adalah urutan atau lists. Setiap elemen-elemen berurutan akan diberi nomor posisi atau indeksnya. Indeks pertama dalam list adalah nol, indeks kedua adalah satu dan seterusnya.

1. Membuat List Python

List adalah tipe data yang paling serbaguna yang tersedia dalam bahasa Python, yang dapat ditulis sebagai daftar nilai yang dipisahkan koma (item) antara tanda kurung siku. Hal penting tentang daftar adalah item dalam list tidak boleh sama jenisnya.

Membuat list sangat sederhana, tinggal memasukkan berbagai nilai yang dipisahkan koma di antara tanda kurung siku. Dibawah ini adalah contoh sederhana pembuatan list dalam bahasa Python.

2. Akses Nilai Dalam List Python

Untuk mengakses nilai dalam list python, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut.

3. Update Nilai Dalam List Python

Anda dapat memperbarui satu atau beberapa nilai di dalam list dengan memberikan potongan di sisi kiri operator penugasan, dan Anda dapat menambahkan nilai ke dalam list dengan metode append().

4. Hapus Nilai Dalam List Python

Untuk menghapus nilai di dalam list python, Anda dapat menggunakan salah satu pernyataan del jika Anda tahu persis elemen yang Anda hapus. Anda dapat menggunakan metode removef) jika Anda tidak tahu persis item mana yang akan dihapus

2. Tuple

Sebuah tuple adalah urutan objek Python yang tidak berubah. Tuple adalah urutan, seperti daftar. Tuple bersifat immutable, artinya isi tuple tidak bisa kita ubah dan hapus. Namun, dapat kita isi dengan berbagai macam nilai dan objek. Tuple menggunakan tanda kurung, sedangkan List Python menggunakan tanda kurung siku.

1. Membuat tuple kosong dan singleton

untuk membuat Tuple yang hanya berisi satu (singleton), maka harus manambahkan tanda koma di belakangnnya. Karena jika tidak ditambahkan koma, akan dianggap sebagai string.

2. Mengakses dan memotong(s/zczng) nilai tuple

Untuk mengakses nilai dalam tuple, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut. Sama seperti list, Tuple juga memiliki indeks untuk Mengakses item di dalamnya. Indeks Tuple dan list selalu dimulai dari nol 0.

3. Menghapus nilai tuple

secara eksplisit menghapus keseluruhan tuple, cukup gunakan del statement.

3.    Dictionary

Dictionary adalah tipe data yang anggotanya terdirii dari pasangan-pasangan kunci:nilai (key:value). Dictionary dibuat dengan menempatkan anggota di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan oleh tanda koma. Anggota dictionary terdiri dari pasangan kunci:nilai. Kunci harus bersifat unik, tidak boleh ada dua kunci yang sama dalam dictionary.

1. Mengakses elemen dictionary

Dictionary tidak menggunakan indeks. Anggota dictionary diakses denagn menggunakan kuncinya. Selain itu, bisa juga diakses dengan menggunakan fungsi get().

Dengan menggunakan fungsi get(), bila kunci tidak ada di dalam dictionary, maka akan kembali None. Bila tidak menggunakan fungsi get(), maka akan teijadi eror KeyError bila kunci hendak diakses tidak ada dalam dictionaiy.

2. Update Nilai Dalam Dictionary Pytho

Untuk mengupdate nilai dalam python dictionary kita menggunakan update()

3. Hapus Elemen Dictionary Python

untuk menghapus elemen dalam dictionaiy, kita bisa menghapus anggota tertentu dengan menggunakan fungsi pop(). Fungsi ini menghapus anggota dengan mengembalikan kunci dari anggota tersebut. Terdapat juga funsgi lainnya yaitu popitem() yang digunakan untuk menghapus anggota acak dari dictionaiy. Untuk mengahapus semua anggota dictionaiy, bisa menggunakan funsgi clear(). Selain itu kita juga bisa menggunakan kata kunci del untuk menghapus anggota tertentu atau mengahpus dictionary itu sendiri.

4.    Set

Set adalah salah satu tipe data di Python yang tidak berurut (unordered). Set memiliki anggota yang unik (tidak ada duplikasi). Jadi jika ada dua anggota yang sama di dalam set, maka otomatis set akan menghilangkan salah satunya.

Set dibuat dengan meletakkan anggota - anggotanya di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan menggunakan tanda koma. Kita juga bisa membuat set dari list dengan memasukkan list ke dalam fungsi set ()

1. Mengakses item set

Karena set tidak terindeks maka untuk mengaksesnya tidak bisa menggunakan indeks seperti tuple dan list. Untuk mengakses elemen-elemen dalam set bisa dengan menggunkana perulangan (f o r ...).

2. Mengecek elemen set

Cara mengecek elemen dalam set adalah menggunakan if’ ‘in set: kemudian print(set).

3. Menambahkan item kedalam set

Setelah set dibuat maka tidak dapat diubah karena set bersifat unchangeable. Namun set dapat ditambah elemennya dengan menggunakan fungsi add() dan fungsi update(). Add() digunakan untuk hanya menambah 1 item kedalam set, sedangkan update() bisa digunakan untuk menambahkan beberapa item ke dalam set.

4. Mengukur jumlah elemen dalam set dengan fungsi len()

Untuk mengukur jumlah elemen dalam set caranya dengan menggunakan funsgi len().

5. Menghapus elemen set

Kita bisa menghapus anggota set dengan menggunakan fungsi discard() dan remove(). Perbedaannya, fungsi discard() tidak akan memunculkan error bila anggota yang ingin dihapus ternyata tidak ada di dalam set, sedangkan remove() sebaliknya.

6. Menghapus dengan fungsi pop

Didalam set ada fungsipop() yang bisa digunakna untuk menghapus elemen dalam set. Karena set tidak tertata (unordered) maka tidak bisa diprediksi elemen mana yang akan di hapus.

7. Menghapus set dengan fungis clear() dan dell().

Fungsi ckear() untuk mengkosongkan set. Sedangkan, fungsi dell() untuk menghapus keseluruhan set

8. Menggabungkan 2 set

Satu set bisa dugabungkan dengan set yang lain dengan menggunakan fungsi unionf) dan fungsi update


Pokok Bahasan 6: Struktur pemrograman : function

  Function

Fungsi pada python adalah kumpulan perintah atau baris kode yang dikelompokkanmenjadi satu kesatuan untuk kemudian bisa dipanggil atau digunakan berkali-kali. Sebuah fungsi bisa menerima parameter, bisa mengembalikan suatu nilai, dan bisa dipanggil berkali-kali secara independen. Dengan fungsi kita bisa memecah program besar yang kita tulis, menjadi bagian-bagian kecil dengan tugasnya masing-masing.

Fungsi dipakai untuk mengumpulkan beberapa perintah yang sering dipakai dalam sebuah program. Dengan memakai fungsi, program yang dibuat menjadi lebih terstruktur. Lebih mudah diikuti oleh orang lain yang membaca program dibuat. Paling penting adalah mempersingkat waktu yang diperlukan untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Karena perangkat lunak yang dibuat, bisa jadi memakai komponen-komponen yang sama.

  Struktur Function

Di dalam python, sintaks pembuatan fungsi terlihat seperti berikut:

def namaFungsi (parameter) :

statements

 Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah namafungsi nya. Pernyataan def dipakai untuk .mendeklarasikan fungsi.

 Sebuah fungsi dapat memiliki daftar argumen (parameter) ataupun tidak.

 Tanda titik dua ( : ) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statemen

 

    Memanggil Function

Di dalam python, sintaks memanggil fungsi sangat sederhana seperti berikut:

namaFungsi ()

Dalam deklarasi fungsi, juga bisa menambahkan komentar- komentar yang memberi penjelasan mengenai fungsi yang dibuat. Secara umum memang bisa menambahkan komentar-komentar di sembarang tempat dalam program yang dibuat. Baris-baris komentar diawali dengan karakter pagar (#). Semua karakter yang mengikuti tanda ini sampai akhir baris dianggap sebagai komentar dan tidak akan mempengaruhi jalannya progam. Akan tetapi terdapat satu gaya pemberian komentar dalam Python yang disebut dengan docstring. Biasanya dipakai untuk memberi penjelasan mengenai fungsi atau objek. Docstring diapit dengan tanda petik ganda, komentar jenis ini hanya boleh diberikan tepat satu baris dibawah deklarasi fungsi atau objek yang akan ditunjukkan pada pembahasan selanjutnya. Docstring sangat bermanfaat ketika kita ingin mendokumentasikan semua fungsi dan kelas yang telah kita buat. Karena ada beberapa perangkat lunak yang mampu membuat dokumentasi berdasarkan docstring yang ada dalam source code

       Function dengan Parameter dan Argumen

Sebuah fungsi juga bisa menerima parameter atau pun argumen. Ia merupakan suatu nilai/variabel yang dilemparkan ke dalam fungsi untuk diproses lebih lanjut. Parameter adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu di definisikan, sedangkan argumen adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu dipanggil.

Selasa, 11 Januari 2022

SISTEM DIGITAL

RANGGKUMAN SISTEM DIGITAL

Nama Saya Deky Rifandi

NIM: 211080200096

Informatika 1/A2

 Rangkuman :

Pokok Bahasan 1: Gerbang logika dasar

1.Gerbang AND

Gerbang AND memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang AND akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan (Input) bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika salah satu dari masukan (Input) bernilai Logika 0. Rangkaian AND dinyatakan sebagai Z = A*B atau Z=AB (tanpa symbol)

                                                            Simbol Gerbang AND

2.Gerbang OR
Gerbang OR memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang OR akan menghasilkan Keluaran (Output) 1 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.Rangkaian OR dinyatakan sebagai Z = A + B.

                                                                    Simbol Gerbang OR


3. Gerbang NOT (Inverter)

Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang NOT disebut juga dengan Inverter (Pembalik) karena menghasilkan Keluaran (Output) yang berlawanan (kebalikan) dengan Masukan atau Inputnya.

Simbol Gerbang not

4 .Gerbang NAND (NOT AND)

Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND merupakan kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang AND. Gerbang NAND akan menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila semua Masukan (Input) pada Logika 1 dan jika terdapat sebuah Input yang bernilai Logika 0 maka akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1. 

                                                                 Simbol Gerbang NAND

        5 Gerbang Nor

Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, Gerbang NOR merupakan kombinasi dari Gerbang OR dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang OR. Gerbang NOR akan menghasilkan Keluaran Logika 0 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin mendapatkan Keluaran Logika 1, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0. 

Simbol Gerbang NOR

6.  Gerbang X-OR (Exclusive OR)

X-OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output) Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan-masukannya (Input) mempunyai nilai Logika yang berbeda. Jika nilai Logika Inputnya sama, maka akan memberikan hasil Keluaran Logika 0. 

Simbol Gerbang X-OR (Exclusive OR)

7.Gerbang X-NOR (Exclusive NOR)

Seperti Gerbang X-OR, Gerban X-NOR juga terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output). X-NOR adalah singkatan dari Exclusive NOR dan merupakan kombinasi dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT. Gerbang X-NOR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang sama dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang berbeda. Hal ini merupakan kebalikan dari Gerbang X-OR (Exclusive OR). Rangkaian X-NOR dinyatakan sebagai Z= (A + B) = A


Pokok Bahasan 2: Penyederhanaan Rangkaian Logika(Menggunakan Metode K-Map)

Peta Karnaugh (Karnaugh Map, K-map) dapat digunakan untuk menyederhanakan persamaan logika yang menggunakan paling banyak enam variable. Dalam laporan ini hanya akan dibahas penyederhanaan persamaan logika hingga empat variable. Penggunaan persamaan logika dengan lima atau enam variable disarankan menggunakan program computer.
Peta merupakan gambar suatu daerah. Peta karnaugh menggambarkan daerah logika yang telah di jabarkan pada table kebenaran. Penggambaran daerah pada peta karnaugh harus mencakup semuah logika. Daerah pada Peta Karnaugh dapat tamping tindih antara satu kombinasi variable dengan kombinasi variable yang lain.
Pada K-Map 2 variabel, variabel yang digunakan yaitu
2. Misalnya variabel A & B.Catatan :- Untuk setiap variabel yang memiliki aksen, maka di dalam tabel ditulis 0.- Untuk setiap variabel yang tidak memiliki aksen, maka di dalam tabel ditulis 1.
Contoh : A’ (ditulis 0), B (ditulis 1)

Pada KMap 3 variabel, variabel yang digunakan yaitu 3. Misalnya variabel A, B & C.

Pada KMap 4 variabel, variabel yang digunakan. Misalnya variabel A, B, C & D.

POKOK BAHASAN 3  : MULTILEVEL NAND DAN NOR

Gerbang NAND dan NOR merupakan gerbang universal, artinya hanya dengan menggunakan jenis gerbang NAND saja atau NOR saja dapat menggantikan fungsi dari 3 gerbang dasar yang lain (AND, OR, NOT). Multilevel, artinya : dengan mengimplementasikan gerbang NAND atau NOR, akan ada banyak level / tingkatan mulai dari sisi input sampai ke sisi output. Keuntungan pemakaian NAND saja atau NOR saja dalam sebuah rangkaian digital adalah dapat mengoptimalkan pemakaian seluruh gerbang yang terdapat dalam sebuah IC logika sehingga kita bisa lebih mengirit biaya dan juga irit tempat karena tidak terlalu banyak IC yang digunakan (padahal tidak semua gerbang yang ada dalam IC tersebut yang digunakan). Adapun cara melakukan konversinya dapat kita lakukan dengan dua cara yaitu:
1. Melalui peneyelesaian persamaan logika/Boolean
2. Langsung menggunakan gambar padanan

Pokok Bahasan 4: Rangkaian Aritmatika Digital
1. Rangkaian Adder (penjumlah) adalah rangkaian elektronika digital yang digunakan untuk menjumlahkan dua buah angka (dalam sistem bilangan biner), sementara itu di dalam computer rangkaian adder terdapat pada mikroskoper dalam blok ALU (Arithmetic Logic Unit). Sistem bilangan yang digunakan dalam rangkaian adder adalah :
•Sistem bilangan biner (memiliki base/radix 2)
•Sistem bilangan octal (memiliki base/radix 8)
•Sistem bilangan Desimal (memiliki base/radix 16)

    a. Half adder adalah suatu rangkaian penjumlah sistem bilangan biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai 1 bit saja. Rangkaian half adder mempunyai 2 masukan dan 2 keluaran yaitu Sunmamary out (Sum) dan Carry out (Carry).
Rangkaian ini merupakan gabungan rangkaian antara 2 gerbang logika dasar yaitu X-OR dan AND. Rangkaian half adder merupakan dasar bilangan biner yang masing-masing hanya terdiri dari satu bit, oleh karena itu dinamakan penjumlah tak lengkap.
1.Jika A=0 dan B=0 dijumlahkan, hasilnya S (Sum) = 0.

2.Jika A=0 dan B=0 dijumlahkan, hasilnya S (Sum) = 1.

3.Jika A=1 dan B=0 dijumlahkan, hasilnya S (Sum) = 1.

4.Jika A=1 dan B=0 dijumlahkan, hasilnya S (Sum) = 0. Dengan nilai pindahan Cout (Carry Out) = 1.

        b.Full Adder

Rangkaian Full-Adder, pada prinsipnya bekerja seperti Half- Adder, tetapi mampu menampung bilangan Carry dari hasil penjumlahan sebelumnya. Jadi jumlah inputnya ada 3 : A, B dan Cin, sementara bagian outputnya ada 2: Sum dan Cout. Cin ini dipakai untuk menampung bit Carry dari penjumlahan sebelumnya.
Berikut merupakan symbol dari Full Adder


Rangkaian Full Adder dapat dibuat dengan menggabung 2 buah Half Adder. Rangkaian ini dapat digunakan untuk penjumlahan sampai 1 bit. Jika ingin menjumlahkan lebih dari 1 bit, dapat menggunkan rangkaian Paralel Adder yaitu gabungan dari bebrapa Full Adder.

Subtractor : Merupakan Suatu Rangkaian Pengurangan 2 buah bilangan biner. Jenis-jenis rangkaian Subtractor yaitu :
a.Half Subtractor
Rangkaian half subtractor adalah rangkaian Subtractor yang paling sederhana. Pada dasarnta rangkaian half subtractor adalah rangkaian half adder yang dimodifikasi dengan menambahkan gerbang NOT. Rangkaian half subtractor dapat dibuat dari sebuah gerbang AND, Gerang X-OR, dan gerbang NOT.
Rangkaian ini mempunyai dua input dan dua output yaitu Sum dan Borrow Out (Bo). Rumus dasar pengurangan pada biner yaitu :
1.0 – 0 = 0 Borrow 0

2.0 – 1 = 1 Borrow 1

3.1 – 0 = 1 Borrow 0

4.1 – 1 = 0 Borrow 0

b.Full Subtractor

Pada Rangkaian full subtractor pin Borrow Out dihubungkan dengan pin Borrow In(Bin) sebelumnya dan pin Bin di hubungkan dengan pin Bout pada rangkaian berikutnya begitu seterusnya. Sehingga pada rangkaian Full Subtractor mempunyai 3 input dan 2 output.


Berikut merupakan symbol dari Full Subtractor





Rangkaian ini dapat digunakan untuk penjumlahan sampai 1 bit. Jika ingin menjumlahkan lebih dari 1 bit, dapat menggunakan rangkaian Paralel Subtractor yaitu gabungan dari beberapa Full Subtractor.

Pokok Bahasan 5: enkoder dan dekoder
A, Encoder adalah rangkaian yang berfungsi untuk mengkodekan data input menjadi data bilangan dengan format tertentu. Encoder dalam rangkaian digital adalah rangkaian kombinasi gerbang digital yang memiliki input banyak dalam bentuk line input dan memiliki output sedikit dalam format bilangan biner. Encoder akan mengkodekan setiap jalur input yang aktif menjadi kode bilangan biner. Dalam teori digital banyak ditemukan istilah Encoder seperti “Desimal to BCD Encoder” yang berarti rangkaian digital yang berfungsi untuk mengkodekan line input dengan jumlah line input desimal (0-9) menjadi kode bilangan biner 4 bit BCD (Binary Coded Decimal). Atau “8 line to 3 line Encoder” yang berarti rangkaian Encoder dengan input 8 line dan output 3 line (3 bit BCD).


B. Decoder adalah alat yang digunakan untuk dapat mengembalikan proses encoding sehingga kita dapat melihat atau menerima informasi aslinya. Pengertian Decoder juga dapat di artikan sebagai rangkaian logika yang ditugaskan untuk menerima input-input biner dan mengaktifkan salah satu outputnya sesuai dengan urutan biner tersebut.
Fungsi decoder adalah untuk memudahkan kita dalam menyalakan seven segmen. Itu lah sebabnya kita menggunakan decoder agar dapat dengan cepat menyalakan seven segmen. Output dari decoder maksimum adalah 2n. Jadi dapat kita bentuk n-to-2n decoder. Jika kita ingin merangkaian decoder dapat kita buat dengan 3-to-8 decoder menggunakan 2-to-4 decoder. Sehingga kita dapat membuat 4-to-16 decoder dengan menggunakan dua buah 3-to-8 decoder.

Pokok Bahasan 6:Multiplekser dan Demultiplekser
 a.MULTIPLEXER
Sebuah Multiplexer adalah rangkaian logika yang menerima beberapa input data digital dan menyeleksi salah satu dari input tersebut pada saat tertentu, untuk dikeluarkan pada sisi output.
Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan input dari multiplexer tersebut. 
contoh:



B. DEMULTIPLEXER

Sebuah Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu input data dan mendistribusikan input tersebut ke beberapa output yang tersedia.
Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan input dari demultiplexer tersebut.



https://umsida.ac.id/
https://fst.umsida.ac.id/

Komentar