Rangkuman Praktikum PBW
Bab I
PENNDAHULUAN
A. Profil Laboratorium Pemrograman Berbasis Web
"Mewujudkan Laboratorium Pemrograman Berbasis Web yang bermutu Tingkat Nasional 2020 di Bidang Informatika dan Komputasi, serta menjadi Unit Pendukung Kegiatan di unit kerja lain di lingkungan UMSIDA".
1. Menyelenggarakan praktikum berkualitas, dan pembimbingan berdasarkan kurikulum yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk seluruh mahasiswa Informatika.
2. Menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan penelitian, pengembangan dan inovasi dalam bidang Informatika dan Komputer.
3. Memberikan pelayanan laboratorium yang baik dan bermutu.
4. Meningkatkan kerja sama dengan instansi pemerintah/ swasta/ masyarakat di bidang Informatika dan Komputer di Tingkat Nasional.
1. Tersedianya sarana dan prasarana untuk penunjang kegiatan praktikum.
2. Tersedianya asisten laboratorium dan asisten praktikum yang professional dan sesuai dengan tugasnya.
3. Adanya koordinasi atau kerja sama yang baik antara unit-unit yang terkait.
4. Meningkatnya pengelolaan data akademik.
5. Meningkatnya pelayanan administrasi Laboratorium.
1. Mengembangkan sumber daya laboratorium terpadu untuk peningkatan kualitas pelayanan praktikum, penelitian, pembelajaran dan pengembangan masyarakat.
2. Mengembangkan sumber-sumber pendanaan laboratorium yang berkelanjutan.
3. Pengembangan Sistem Manajemen Laboratorium yang sehat dan harmonis.
4. Mengembangkan kelembagaan laboratorium yang kuat dan dinamis serta meningkatkan kapabilitas dan kompetensi SDM.
Manfaat Laboratorium Pemrograman Berbasis Web
1. Diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi Komputer) sebagai bagian dasar pemanfaatan teknologi untuk mempersiapkan mahasiswa yang memadai agar di masa depan dapat berperan sebagai kontribusi dari penguasaan komputer.
2. Untuk menunjang proses pembelajaran yang bermutu, teratur dan berkelanjutan.
3. Meningkatkan pengalaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan penguasaan komputer pada mata pelajaran lainnya.
4. Memberikan dampak kepada mahasiswa untuk lebih terampil mengkomunikasikan teori dengan praktik (dalam proses belajar-mengajar).
5. Memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa melalui praktik-praktik lapangan.
B. Manajemen Laboratorium Pemrograman Berbasis Web.
SOP (Standard Operational Procedure).
SOP (Standard Operasional Prosedur) adalah suatu pedoman tertulis yang dipergunakan untuk memperlancar kegiatan Laboratorium teknik Informatika.
1. Meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan praktikum di Laboratorium Sains dan Teknologi Informatika.
2. Memberikan sanksi bagi pengguna laboratorium yang tidak memenuhi aturan.
1. Mahasiswa;
2. Dosen;
3. Laboran; dan
4. Asisten;
Waktu praktikum sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Tempat pelaksanaan praktikum di Laboratorium Informatika.
Jumlah tatap muka Praktikum Pemrograman Berbasis Web di Laboratorium Pemrograman Berbasis Web menetapkan 2 kali tatap muka.
c.2 Lama praktikum setiap tatap muka
Lama praktikum untuk setiap tatap muka adalah 4.5 jam dengan pertimbangan bahwa setengah jam pertama untuk persiapan peralatan sedangkan satu setengah jam berikutnya untuk materi praktikum. Jeda waktu antar praktikum 15 menit dengan pertimbangan bahwa diperlukan waktu kurang lebih 15 menit bagi asisten untuk mempersiapkan pelaksanaan praktikum berikutnya.
Prosedur Penggunaan Laboratorium Pemrograman Berbasis Web
1. Tidak menginstal software pada komputer yang digunakan
2. Tidak menginstal dan menghapus.
3. Tidak membuat akun, di direktori.
4. Tidak menambah atau mengurangi data yang ada, kecuali yang dibutuhkan.
5. Pelanggaran atas aturan ini dikenakan sanksi tidak dapat mengikuti praktikum berikutnya.
6. Asisten harus melaporkan terjadinya pelanggaran ke laboran dan mencatat pelanggaran yang terjadi.
7. Kerusakan karena kelalaian praktikkan menjadi tanggung jawab praktikkan yang bersangkutan.
8. Tidak membawa makanan dan minuman ke dalam laboratorium.
Prosedur Pelaksanaan Praktikum
1. Laboran menyiapkan laboratorium dan perlengkapannya.
2. Asisten menyiapkan materi praktikum berdasarkan modul praktikum.
3. Mahasiswa melaksanakan praktikum didampingi asisten dan dosen pembimbing.
4. Mahasiswa membuat laporan dan diserahkan kepada asisten pada pertemuan berikutnya.
5. Asisten memeriksa dan menandatangani asistensi laporan praktikum mahasiswa.
6. Laporan yang telah diperiksa diserahkan kembali kepada mahasiswa.
7. Pada akhir praktikum, Dosen memberikan tes/ujian yang harus diikuti oleh semua mahasiswa.
8. Dosen menyerahkan nilai hasil tes/ujian praktikum yang dilaksanakan mahasiswa ke Laboran.
9. Asisten merekap nilai praktikum (20% tugas + 40 % pelaksanaan praktikum)
10. Asisten menyerahkan nilai ke Laboran.
11. Laboran merekap nilai praktikum (20% tugas + 40 % pelaksanaan praktikum + 30 % ujian praktikum + 10 % laporan praktikum).
12. Laboran menyerahkan nilai praktikum ke BAA.
13. Laboran membuat kartu peserta (lampiran) degan ketentuan nilai: Dinyatakan lulus praktikum jika nilai minimal praktikum C.
Nilai Huruf | Range Nilai |
A | >85,1 |
AB | 76-85 |
B | 66-75 |
BC | 56-65 |
C | 46-55 |
D | 36-45 |
E | <35 |
Flow Chart Pelaksanaan Praktikum
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Laboran, Asisten, Mahasiswa, Dosen dan Koordinator disajikan dalam diagram alir berikut.

Gambar 1.2 Diagram Alir Langkah-Langkah Yang Dilakukan Oleh Kepala Laboran, Mahasiswa, Asisten, Laboran Dan Dosen Praktikum Pada Pelaksanaan Praktikum
Tata Tertib Praktikum Laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi Informatika.
1. Praktikum dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
2. Mahasiswa yang terlambat datang atau absen harus memberikan surat/bukti yang dapat dipercaya (surat dokter atau surat keterangan kerja dari perusahaan).
3. Mahasiswa diperkenankan pindah kelompok/j am/hari praktikum dengan syarat mengkonfirmasi 1 minggu sebelum pelaksanaan praktikum melalui Koordinator Praktikum dan Laboran.
4. Mahasiswa harus berbusana yang sopan dan rapi (tidak diperkenankan memakai kaos oblong dan Sandal atau sepatu sandal).
5. Mahasiswa harus meminjam alat praktikum dengan cara mengisi Lembar Bon Peminjaman Alat yang tersedia.
6. Praktikum dianggap selesai jika mahasiswa telah menyerahkan laporan sementara dan alat yang dipinjam dalam keadaan baik, bersih, dan rapi.
7. Kerusakan alat yang dipinjam oleh mahasiswa menjadi tanggung jawab penuh kelompok mahasiswa yang bersangkutan.
8. Selama praktikum berlangsung, mahasiswa dilarang merokok, makan, bergurau, bermain alat, menghidupkan hand phone, atau pun keluar masuk ruangan tanpa seizin dosen pembimbing / asisten pendamping.
9. Setelah melakukan praktikum, mahasiswa harus membuat laporan sementara hasil pengamatan praktikum rangkap dua dan menyerahkan kepada dosen pembimbing / asisten pada saat meninggalkan ruangan untuk ditandatangani (yang nantinya dilampirkan dalam laporan akhir).
10. Mahasiswa yang tidak melaksanakan praktikum 1 modul dinyatakan tidak lulus.
11. Laporan Akhir Praktikum, cover-nya menggunakan Standar Fakultas dan laporan diserahkan 2 minggu setelah jadwal masing-masing kelompok.
12. Apabila Laporan diserahkan lebih dari 2 minggu maka dinyatakan TIDAK LULUS dan laporan praktikum diserahkan ke Koordinator Praktikum dan Laboran.
13. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus Praktikum harus mengulang di jadwal praktikum berikutnya.
Monitor :21
CPU :21
Mouse :21
Keyboard :21
Meja :22
Kursi :25
D. Laboratorium untuk Praktikum Pemrograman Berbasis Web.
F. Di laboratorium Pemrograman Berbasis Web Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo memiliki peralatan laboratorium yang ada untuk menunjang pelaksanaan praktikum yang berupa:
1. Modul Praktikum Pemrograman Berbasis Web.
2. Komputer.
3. LCD.
4. Papan Tulis.
H. Software yang digunakan dalam Praktikum Pemrograman Berbasis Web adalah Google Chrome, Appserv, Opera Emulator Mobile, Notepad ++.
KURIKULUM
A. Analisis Materi / Instruksional
B. Mahasiswa diharapkan dapat:
· Menerapkan teori pemrograman web.
· Mampu mendesain/membangun aplikasi berbasis web baik statis maupun dinamis dengan memanfaatkan PHP sebagai Server Site Scripting dan database MySQL sebagai DBMS.
D. Silabus Praktikum Pemrograman berbasis Web:
1. HTML (Hypertext Markup Language).
2. CSS (Cascading Style Sheet).
3. JavaScript.
4. PHP.
5. Koneksivitas PHP dengan MySQL.
1. Desain web Mobile dengan jQuery Mobile.
E. Satuan Acara Praktikum (SAP)
Tabel 2.1 Satuan Acara Praktikum.
Pertemuan ke- | Tujuan Instruksional Khusus (TIK) | Topik | Sub Topik |
1 | Mempelajari dan mengimplementasikan elemen-elemen dasar HTML kedalam suatu tampilan web | HTML | · Element HTML · Fitur Baru HTML5 · Tag - tag dalam HTML5 · Form · Table HTML · List HTML · Form HTML · Image HTML · La out HTML |
2 | Mempelajari dan mengimplementasikan cascading style sheet kedalam suatu halaman web | Cascading Style Sheets
| · Syntax CSS · Bagaimana menggunakan CSS · Background CSS · Border CSS · Margin CSS · Padding CSS · List CSS · Dimensi CSS · Klasifikasi CSS · Layout dengan CSS |
3 | Mempelajari dan mengimplementasikan JavaScript kedalam suatu halaman web | JavaScript | · Pengenalan JavaScript · Menggunakan JavaScript · Variabel JavaScript · Operator JavaScript · Function JavaScript |
4 | Mempelajari dan mengimplementasikan elemen dasar PHP kedalam suatu halaman web Mempelajari dan mengimplementasikan pernyataan kontrol, array, form, dari pemrograman PHP kedalam suatu halaman web
| PHP | · Sewer PHP · Cara menginstalasi server · PHP) · Menampilkan script PHP di browser · Pernyataan if · Pernyataan switch · Pernyataan while · Pernyataan do-while · Pernyataan for · Pernyataan break · Pernyataan continue · Pernyataan exit dan sintaks alternatif · Pengenalan array · Mengambil array dari sebuah file · Penggunaan include() dan require() · Pembuatan form · Elemen form · Membuat page dalam file yang lain |
5 | Mempelajari dan mengimplementasikan cara akses MySQL dari PHP, beserta pemrograman web database melalui PHP dengan MySQL | Konektivi tas PHP dengan MYSQL
| · Langkah-langkah mengambil data dari database My-SQL · Membuat koneksi · Keluar dari koneksi · Memilih database yang digunakan · Mengetahui nama-nama table · Membuat database dan table · Fungsi-fungsi MySQL |
6 | Mempelajari dan mengimplementasikan cara desain web mobile dengan jQuery Mobile | Desain web mobile dengan jQuery Mobile | · Langkah-langkah sebelum mendesain web mobile · Membuat basic template · Membuat aplikasi mobile dengan menggabungkan PHP, MYSQL, danjQuery · Mobile |
Bab III
MATERI MODUL
HTML (Hypertext Markup Language) |
1. Mengenal dan mengetahui tenang pemrograman berbasis HTML
2. Memahami dan mengetahui struktur dan fitur-fitur HTML
3.
Mahasiswa mampu menuliskan kode-kode HTML
4. Memahami tentang pembuatan dan fungsi form.
C. HTML adalah (Hypertext Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai lilfl<link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost
atau yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.
Standar minimum elemen HTML adalah:
· Document Type Declaration (DTD)
· Head
· Body
<DTD> <html> <head> <!—terdiri dari elemen-elemen yang mendeklarasikan konten sebagai pendukung lingkungan seperti title, meta dokumen, CSS, Javascript --> </head> <body> <!—terdiri dari elemen-elemen yang diinterpretasikan sebagai tampilan web --> </body> </html> |
DTD
Sebagai standar versi dokumen W3C yaitu suatu deklarasi yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.
Contoh DTD pada HTML versi 4:
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"
http://www.w3.org/TR/htm14/loose.dtd>
Meta Dokumen
Elemen meta sebagai identitas dari halaman web yang biasa terdiri dari owner, keyword, layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh.
Contoh:
· <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html;charset=UTF-8"/>
· <meta name="kewords" content="blog, web development, indonesia, html, css"/>
· ![]()
<meta name="description" content="Tentang dasar-dasar HTML"/>
Keterangan tag-tag lainnya dapat dilihat pada tabel 3 dibawah.
Pada perkembangannya versi HTML yang dimulai dipakai saat ini adalah HTML5 (HTML Versi 5) yang merupakan standar bam pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5 menawarkan fitur baru dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu, telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap pengembangan, namun browser-browser modern sudah banyak yang mendukung standar HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul
Fitur Baru HTML5
HTML5 menawarkan banyak fitur yang menarik. Berikut ini adalah beberapa fitur
HTML5 yang cukup menarik.
· Tag <canvas> untuk menggambar 21)
· Tag <video> dan <audio> untuk media playback
· Mendukung penyimpanan lokal
· Tag khusus, <articel>, <footer> <header>, <nav>, <section>
· Kontrol bam pada form, seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, dan search
Tag | Deskripsi |
<!-..-> | Mendefinisikan komentar |
<!DOCTYPE> | Mendefinisikan jenis document |
<a> | Mendefinisikan hyperlink |
<area> | Mendefinisikan area |
<article> | Mendefinisikan artikel |
<aside>* | Mendefinisikan content selain content halaman |
<audio>* | Mendefinisikan audio |
<b> | Mendefinisikan text tebal |
<body> | Mendefinisikan elemen body |
<br> | Mendefinisikan baris baru |
<button> | Mendefinisikan document button/tombol |
<canvas>* | Mendefinisikan document grafis |
<caption> | Mendefinisikan document table caption |
<col> | Mendefinisikan atribut untuk kolom table |
<colgroup> | Mendefinisikan kolom table |
<command>* | Mendefinisikan perintah tombol |
<datalist>* | Mendefinisikan dropdown list |
<dd> | Mendefinisikan definisi deskripsi |
<del> | Mendefinisikan text yang di hapus |
<details>* | Mendefinisikan suatu elemen |
<dialog>* | Mendefinisikan dialog (conversation) |
<div> | Mendefinisikan bagian dalam suatu document |
<dl> | Mendefinisikan daftar |
<dt> | Mendefinisikan istilah |
<cm> | Mendefinisikan text rapat |
<embed>* | Mendefinisikan eksternal content |
<fieldset> | Mendefinisikan fieldset |
<figure>* | Mendefinisikan isi media, dan keterangan |
<footer>* | Mendefinisikan bagian footer |
<form> | Mendefinisikan formulir |
<hl> ampai <h6> | Mendefinisikan header |
<head> | Mendefinisikan informasi tentang document |
<header>* | Mendefinisikan sebuah header untuk bagian suatu halaman |
<hgroup> * | Mendefinisikan informasi tentang bagian sebuah document |
<hr> | Mendefinisikan garis horizontal |
<html> | Mendefinisikan document html |
<i> | Mendefinisikan text italic |
<iframe> | Mendefinisikan inline sub frame |
<img> | Mendefinisikan gambar |
<input> | Mendefinisikan input |
<keygen>* | Mendefinisikan sebuah kunci yang dihasilkan dalam bentuk |
<label> | Mendefinisikan label untuk form |
<legend> | Mendefinisikan judul di fieldset |
<li> | Mendefinisikan list |
<link> | Mendefinisikan referensi sumber |
<map> | Mendefinisikan peta gambar |
<mark>* | Mendefinisikan text yang ditandai |
<menu> | Mendefinisikan daftar menu |
<meta> | Mendefinisikan meta information |
<meter>* | Mendefinisikan ukuran yang sudah di tetapkan |
<nav> | Mendefinisikan navigation link |
<noscript> | Mendefinisikan bagian noscript |
<object> | Mendefinisikan sebuah object |
<ol> | Mendefinisikan daftar angka |
<optgroup> | Mendefinisikan gup pilihan |
<option> | Mendefinisikan drop-down option |
<output>* | Mendefinisikan beberapa jenis output |
<p> | Mendefinisikan paragraph |
<pre> | Mendefinisikan text ke format awal |
<progress>* | Mendefinisikan kemajuan suatu tugas apapun |
<rp>* | Digunakan untuk menentukan apakah browser mendukung ruby |
<rt>* | Menjelaskan tentang penggunaan ruby |
<ruby>* | Mendefinisikan ruby annotations |
<script> | Mendefinisikan script |
<section>* | Mendefinisikan section |
<select> | Mendefinisikan selectable list |
<small> | Mendefinisikan text kecil |
<source>* | Mendefinisikan section |
<span> | Mendefinisikan bagian dalam sebuah document |
<strong> | Mendefinisikan text paket/tabel |
<style> | Mendefinisikan style untuk CSS |
<sub> | Mendefinisikan subscripted text lawan pangkat |
<sup> | Mendefinisikan superscripted text pangkat |
<table> | Mendefinisikan table |
<tbody> | Mendefinisikan table body |
<td> | Mendefinisikan table cell |
<textarea> | Mendefinisikan text area |
<tfoot> | Mendefinisikan table footer |
<th> | Mendefinisikan table header |
<thead> | Mendefinisikan table header |
<time>* | Mendefinisikan date/time |
<title> | Mendefinisikan judul dokumen |
<tr> | Mendefinisikan baris table |
<ul> | Mendefinisikan daftar |
<video>* | Mendefinisikan video |
Keterangan: Yang bertanda ( *) adalah tag bam yang tidak ada di html 4.
Dari tabel tag-tag html diatas kita tidak perlu menghafal semua, karena pada pengaplikasiannya tidak semua tag dipakai.
D. Instruksi Percobaan Praktikum
· Buat direktori/folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing.
· Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++
· Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi .html
· Jelaskan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google Chrome (ada beberapa latihan mengharuskan anda menggunakan Google Chrome). Dan buat Laporan
F. Mengawali dokumen HTML5
A. Mengawali dokumen HTML5
Dokumen HTML5 diawali dengan tag yang sederhana dari pada HTML 4.01. cukup mendeklarasikan kode berikut untuk menunjukan sebuah dokumen HTML5.
<!DOCCTYPE html>
Hanya dengan tag sederhana tersebut, anda sudah siap untuk melakukan scripting.
Berikut ini adalah contoh dari dokumen HTML5.
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Belajar Html </title>
</head>
<body>
Belajar HTML pada praktikum pemrograman web
</body>
</html>
CSS (Cascading Style Sheet) |
1. Mahasiswa mampu membuat style sheet pada dokumen HTML
2. Mahasiswa memahami aturan penulisan pada CSS
3. Mahasiswa mampu membuat layout website dengan CSS
C. Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemrograman.
Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, body text, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file).
Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna table, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraph, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.
Sejarah CSS
Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent-child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.
Versi
Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS3 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada table /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran CSS yang ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.
Penulisan
Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:
|
Bagian pertama sebelum tanda ‘{}’ dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh ‘{}’ disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu:
Inline Style Sheet
CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style=”…”dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.
Embedded Style Sheet
CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.
External Style Sheet
Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style sheet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.
Syntax CSS
Syntax pada CSS terdiri dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value

Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama Id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai property nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.

Jika value lebih dari sebuah kata, maka harus diapit dengan tanda kutip ganda diantara value:
|
Jika Anda ingin menetapkan lebih dari satu property, maka property harus dipisahkan dengan titik koma (semicolon). Berikut ini adalah contoh yang menampilkan pendefinisian elemen paragraph agar rata tengah serta warna text nya adalah merah:
|
|
Agar definisi style lebih mudah dibaca, maka kita dapat menuliskannya dengan bentuk berikut:
Grouping
kita dapat mengelompokkan selector, pisahkan setiap selector dengan sebuah koma. Berikut ini adalah contoh pengelompokan elemen header yang memiliki style warna teks yang sama:

Class Selector
Dengan menggunakan class selector, kita dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk elemen HTML yang sama. Secara umum syntax style untuk class adalah sebagai berikut:
.namaKelas{
Property1: value1;
Property2: value2;
.
.
}
Misalnya kita ingin mendefinisikan dua buah tipe paragraph yaitu paragraph dengan rata kanan, sedang yang lainnya adalah rata tengah. Berikut bentuk penulisannya:
|
Dalam dokumen HTML kita harus menambahkan atribut class:
|
|
Pada contoh dibawah ini, semua elemen HTML dengan class=”center”, akan menjadikan rata tengah.
Pada dokumen HTML dibawah, elemen h1 dan elemen p menggunakan class “center”, artinya kedua elemen tersebut akan mengikuti aturan pada selector “center”:
|
Id selector
Kita juga dapat mendefinisikan style dengan menggunakan id selector. Id selector didefinisikan dengan menggunakan karakter #. Berikut adalah contoh penggunaan id selector:
|
|
Aturan style dibawah ini akan diterapkan pada elemen p yang menggunakan id dengan value adalah “para1”.
/* This is a comment */
p {
text-align: center;
/* This is anhoter comment */
color: black
font-family: arial
}
Komentar pada CSS
Komentar digunakan untuk menjelaskan baris kode Anda, sehingga dapat membantu juga suatu hari nanti Anda akan melakukan pengeditan terhadap source code. Sebuah komentar akan diabaikan oleh browser. Komentar pada CSS dimulai dengan /* dan diakhiri dengan */, seperti contoh berikut:
D. Instruksi Percobaan Praktikum
· Ketik dokumen halaman web pada Notepad atau notepad++
· Capture screen hasil tampilan pada browser
· Buat laporan dari hasil percobaan dan tugas
JAVA SCRIPT |
1. Memahami tentang struktur JavaScript.
2. Memahami tentang pemrograman di JavaScript.
3. Memahami tentang pemakaian object dan form.
C. JavaScript adalah bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses di sisi klien. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk memvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.
JavaScript bukan bahasa java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. JavaScript diinterpretasikan oleh klien, sedang java dikompilasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oleh klien.
Struktur Javascript
<script language=”javascript”>
<!—
Penulisan JavaScript kode
//-->
</script>
Keterangan <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali JavaScript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan di jendela browser.
JavaScript sebagai bahasa berorientasi objek
Properti
Adalah atibut dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai property warna mobil.
Penulisan:
nama_objek.nama_properti=nilai
window.defaultstatus=”selamat belajar javascript”
Metode
Adalah sekumpulan kode yang digunakan untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek.
Penulisannya:
nama_objek.nama_method(parameter)
document.write(“halo”)
Letak javascript dalam HTML
Skrip javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:
1. Bagian head
2. Bagian body
Operator | Description | Example | Result |
+ | Penjumlahan | X=2 Y=2 X+y | 4 |
- | Pengurangan | X=5 Y=2 X-y | 3 |
* | Perkalian | X=5 Y=3 X*y | 20 |
/ | Pembagian | 15/5 5/2 | 3 2.5 |
% | Modulus | 5%2 10%8 10%2 | 1 2 0 |
++ | Penaikan | X=5 X++ | X=6 |
-- | Penurunan | X=5 X-- | X=4 |
Operator | Keterangan | Example | Is the same as |
= | Pemberian nilai | X=y | X=y |
+= | Penambahan bilangan | X+=y | X=x+y |
-= | Pengurangan bilangan | x-=y | X=x-y |
*= | Perkalian bilangan | X*=y | X=x*y |
/= | Pembagian bilangan | x/=y | X=x/y |
%= | Perolehan sisa bagi | X%=y | X=x%y |
Operator | Description | Example |
== | Kesamaan | 5==8 return false |
=== | Is equel to (checks for both value and type) | X=5 Y=”5” X==y return false X===y return false |
!= | Ketidaksamaan | 5!=8 return true |
> | Lebihdari | X*=y5>8 return false |
< | Kurangdari | 5<8 return false |
>= | Lebihbesaratausamadengan | 5>= return false |
<= | Kurangdariatausamadengan | 5<=8 return true |
Tabel 3.4 Comparisson Operator
Operator | Description | Example |
&& | And | X=6 Y=3 (x<10&&y>1) return true |
|| | Or | X=6 Y=3 (x==5||y==5) return false |
! | Not | X=6 Y=3 !(x==y) return true |
D. Instruksi Percobaan Praktikum
· Buat direktori/folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing.
· Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++.
· Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi.html.
· Jalankan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google Chrome. Dan buat laporan.
PHP |
1. Mengenalkan kepada mahasiswa tentang pemrograman PHP.
2. Mahasiswa mampu memahami Instalasi Apache dan PHP.
3. Memahami tentang struktur control.
4. Mahasiswa dapat membuat halaman web dengan menggunakan script HTML dan PHP.
PHP (preprocessor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <? … ?>atau<?php … ?>
PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database, seperti MySQL, PostgreSQL,, Oracle, dan lainnya.
Beberapa script dasar PHP
· Menampilkan text
Echo”..text…<br>”
<br> : ganti baris
· Variable
- Untuk membuat variable diberi tanda dollar ($). Variable berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisan variable yang benar adalah:
- Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah).
- Tidak mengandung spasi
- Pemakaian huruf capital dan huruf kecil dibedakan
Contoh penulisan variable:
$data, $data1, $data_ku
PHP dapat anda Download secara free atau cuma-cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya
INSTALASI
Instalasi apache:
1. Buka web xampp, download versi 7.4

2. Setelah download lakukan instalasi
3. Klik next sampai Finnish
4. Aktifkan Apache dan MySQL, seperti gambar berikut :

5. Test koneksi dengan mengetikkan: http:/localhost di Internet Explorer, Mozilla Firefox atau Google Chrome.

6. Buat file baru di dalam folder xampp -> htdocs -> dengan nama phpinfo.php

7. Tuliskan script pada file phpinfo.php sesuai contoh berikut

8. Tes pada web dengan mengetik localhost/phpinfo.php

Tag dalam php
Banyak cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain :
a. Cara 1
<?php Menandai awal tag
……..
?> Menandai akhir tag
b. Cara 4
<script language=”php”> Menandai awal tag
……...
</script> Menandai akhir tag
Ada kalanya sebagai pemrograman, karena banyaknya kode program atau variable dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada program yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisan:
a) /*komentar*/
Tulisan apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.
b) //komentar
Tulisan di baris yang sama setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.
c) #komentar
Sama seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.
1. Buat direktori kerja / Folder di webserver computer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda.
2. Beri nama direktori kerja anda dengan NIM anda masing-masing.
3. Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya.
4. Simpan hasil kerja anda dengan ekstensi.php.
5. Jalankan skrip yang anda buat dengan cara ketik pada browser localhost/nama_folder_anda/nama_file.php.
6. Print screen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.
Array
Array merupakan suatu variable yang dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama.
Pendefinisian Array dapat dibentuk dengan format berikut:
$nama_array = array(elemen_1, … , elemen_n);
Untuk menghitung jumlah elemen array digunakan fungsi count(), dengan format count)$nama_array).
§ Operator
Dalam PHP juga dapat melakukan proses operasi, baik itu penjumlahan, operasi logika, ataupun operasi pembanding.
Operator Matematika yang digunakan dalam PHP yaitu:
Operator | Fungsi | Operator | Fungsi |
- | Penjumlahan | - | Pengurangan |
* | Perkalian | / | Pembagian |
% | Sisa pembagian | ++ , -- | Perkalian, Penurunan |
Operator pembanding yang digunakan dalam PHP yaitu:
Operator | Fungsi | Operator | Fungsi |
== | Sama dengan | < | Kurang dari |
> | Lebih dari | <= | Kurang dari atau sama dengan |
>= | Lebih dari atau sama dengan | !=, <> | Tidak sama dengan |
Selain itu, operator Logika juga dapat digunakan di PHP, antara lain, and (&&), or(||), xor, dan !.
- Penulisan Karakter Khusus dengan tanda \
Karakter yang ditulis dengan diawali tanda (\) yaitu:
Karakter | Keterangan | Karakter | Keterangan |
\” | Tanda petik ganda | \\ | Tanda backslash |
\$ | Tanda $ | \n | Pindah baris |
\t | Tab | \x00 s.d \xFF | Heksadesimal |
§ Tipe Data
Tipe data yang dikenal pada pemrograman PHP yaitu:
Tipe data | Keterangan |
Integer | Tipe data bilangan bulat |
Double | Tipe data bilangan real |
String | Tipe data teks |
§ Konversi Data
Fungsi-fungsi yang digunakan dalam PHP untuk mengkonversikan tipe data ke tipe data yang lain yaitu dengan memberikan fungsi intval, doubleval, dan strval. Atau dengan menggunakan teknik cast, yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan dikonversi.
§ Menampilkan Tanggal dan Waktu
Untuk menampilkan tanggal dan waktu secara update, dapat menggunakan perintah date dengan format-format berikut:
Format | Keterangan |
a, A | am atau pm, AM atau PM |
d, D | hari/tanggal dalam 2 digit, hari (Sun…Sat) |
F | Nama bulan (January…December) |
g, G | Jam (1…12), jam (0…23) |
Z | Hari dari tahun (0…365) |
y, Y | Tahun dalam 2 digit, tahun dalam 4 digit |
h, H | Jam (01…12), (00…23) |
I | Menit (00…59) |
m, M | Nama bulan (01…12), nama bulan (Jan…Dec) |
S | Detik |
W | Hari (0=Sunday..6=Saturday) |
Konektivitas PHP dengan MYSQL |
1. Memahami langkah-langkah koneksi PHP dengan MySQL.
2. Memahami perbedaan pengambilan record dari database.
Langka-langkah koneksi PHP-MySQL:
1. Membuka koneksi ke server MySQL
mysql_connect()
Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.
Sintaks :
$conn : adalah nama variable penampung status hasil koneksi kepada database.
Host : adalah nama host atau alamat server database MySQL.
Username : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses server database
Password : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk ke dalam database.
Database : adalah nama database yang ada di mysql
2. Mengambil sebuah query dari sebuah database.
Mysql_query()
Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan
Sintaks :
![]()
$hasil : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.
Contoh SQL Statement : “SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”
3. Mengambil record dari database
a. mysql_fetch_array()
Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya ke dalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.
Sintaks :
![]()
$row : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.
$hasil : adalah record set yang akan diproses.
b. mysql-fetch_assoc()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.
Sintaks :
![]()
c. mysql_fetch_row()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array numeris.
Sintaks :
![]()
d. mysql_num_rows()
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada database.
Sintaks :
![]()
$jml : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.
Membuat Database Latihan
a. Ketik localhost/phpmyadmin pada browser sehingga muncul halaman berikut:

b. Ketik nama database yang diinginkan pada textbox create new database, pada praktikum ini digunakan nama latihan lalu klik Create.

c. Untuk membuat table, pilih database yang anda buat tadi, lalu buat table dengan mengisi textbox create table atau bisa juga dengan cara mengetikkan perintah sql pada menu SQL.

Membuat koneksi PHP
1. Membuat koneksi PHP dengan MYSQL beri nama file koneksi.php. Lalu jalankan di web localhost/nama_folder/koneksi.php, jika kosongan berarti koneksi ke database berhasil.
<?php
$host="localhost";
$user="root";
$password="";
$db="latihan";
$conn=mysqli_connect($host, $user, $password, $db);
if (mysqli_connect_error()){
echo "koneksi gagal".mysqli_error();
}
?>
Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile |
1. Mahasiswa memahami tentang jquery mobile.
2. Mahasiswa memahami interkoneksi antar halaman.
3. Mahasiswa mampu pembuatan aplikasi jquery.
4. Mahasiswa mampu menampilkan aplikasi yang dibuat di emulator mobile.
jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile. Selain jQuery mobile sebenarnya banyak frame work lain yang dapat digunakan seperti Sencha, jTouch, DHTMLX Touch, Jo dan lainnya.
Kelebihan jQuery adalah:
1. Support banyak platform: Webkit (Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox mobile, Windows Phone, Blackberry, Bada, Meego.
2. Berbasis JQuery yang popular.
3. Penggunaannya banyak dan forum aktif.
jQuery mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header dan elemen form dan navigasi. Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug-bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam framework ini termasuk dukungan HTML5. Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan/atau navigasi gesekan.
Sebelum melakukan praktikum Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile ini, yang perlu disiapkan adalah:
a. jquery.mobile-1.3.2.min.css
b. jquery-1.9.1.min.js
c. jquery.mobile-1.3.2.min.js
d. images
e. opera Mobile Emulator download gratis.
1. Buat direktori kerja / Folder di webserver computer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda.
2. Letakkan file jquery.mobile-1.3.2.min.css, jquery.mobile-1.3.2.min.js, jquery.js di folder anda.
3. Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya.
4. Simpan hasil kerja anda dengan ekstensi.php.
5. Jalankan script yang anda buat dengan cara ketik pada Opera emulator mobile localhost/nama_folder_anda/nama_file.php.
6. Printscreen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.
Komentar
Posting Komentar